Program Mahasiswa Wirausaha

PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA
Kampus IBII 13-21 Juli 2009

Krisis ekonomi pada tahun 1997-1998 telah membuka kesadaran pemerintah bahwa Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dapat dijadikan andalan di dalam menopang perekonmian Indonesia. Sejak saat itu pemerintah Indonesia bertekad untuk memajukan dan memperkuat perekonomian Indonesia dari krisis dan sekaligus membantu pemerintah di dalam upaya pemerataan pendapatan.

Data kependudukan tahun 2005 menunjukkan bahwa UKM mempekerjakan 96% dari total tenaga kerja Indonesia, dan meningkat menjadi 97% pada tahun 2007. Walaupun UKM mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar namun kurang produktif dan seolah-oleh berjalan di tempat. Rendahnya kemampuan kewirausahaan merupakan salah satu penyebab rendahnya produktivitas UKM.

Institut Bisnis dan Informatika Indonesia (IBII) sebagai sebuah institusi pendidikan tinggi terpanggil mengisi kesenjangan tersebut untuk menghasilkan lulusan dengan kemampuan kewirausahaan yang memadai.

Selain melalui program studi Manajemen konsentrasi Kewirausahaan, IBII bekerja sama dengan Kopertis Wilayah III menyelenggarakan Pelatihan Program Mahasiswa Wirausaha. Pelatihan ini diikuti 39 mahasiswa.

Prof. dr. Haryoto Kusnoputranto, Skm. Dr. PH, Koordinator Kopertis Wilayah III, di dalam sambutannya menyatakan:

“Program Mahasiswa Wirausaha merupakan instrumen untuk mengembangkan kapasitas lembaga di perguruan tinggi yang mengelola dan mengembangkan program pendidikan kewirausahaan secara berkelanjutan.

Program ini dilatarbelakangi oleh lulusan perguruan tinggi yang cenderung menjadi pencari kerja, lulusan perguruan tinggi yang kurang mampu berkreasi di dalam kesulitan dan keterbatasan, dan lemahnya relevansi pembelajaran di pendidikan tinggi dengan lingkungan maupun dunia kerja.

Program ini bertujuan menanamkan budaya serta jiwa wirausaha kepada mahasiswa, menumbuhkembangkan wirausaha-wirausaha baru yang berpendidikan tinggi, dan menciptakan unit bisnis baru yang berbasis IPTEKS.

Hasil yang diharapkan dari program ini adalah menjadikan mahasiswa yang memiliki prilaku wirausaha, mampu berwirausaha yang berbasis IPTEKS, dan menguatkan kapasitas lembaga pengelola pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi dalam pengelolaan dan pengembangan pendidikan kewirausahaan.

Ada 8 (delapan) PTS yang mendapat dana hibah untuk menjadi pelaksana program yang dinilai baik dari hasil seleksi proposal yang masuk ke Kopertis Wilayah III.
Kopertis Wilayah III menetapkan empat PTS koordinator, yakni:
1. IBII
2. Univ. Indonusa Esa Unggul
3. Univ. Gunadarma
4. Univ. Nasional

dan empat PTS binaan yaitu:
1. Univ. Tarumanagara
2. Univ. Mercu Buana
3. Institut Sains dan Teknologi Nasional
4. Institut Kesenian Jakarta

Output yang diharapkan dari Program Mahasiswa wirausaha adalah menghasilkan Young Entrepreneur atau sarjana yang dapat menciptakan kerja”.